Sabtu, 10 Oktober 2009

MARKETING

1. Ali Hasan,S.E.,M.M., MedPress Yogyakarta, 2008, "MARKETING".
2. Evans/Berman, Macmillan Publishing Company, a Division Of Macmillan,inc American, 1987, "Third Edition MARKETING".

BUKU BUKU KOMPUTER

Pengenalan Dasar Komputer
1. Irawan, Maxikom Palembang, 2008, "Pengenalan Komputer Untuk Orang Awam".
2. Atang Gumawang, INFORMATIKA Bandung, 2008, "Belajar Merakit Komputer".
3. Tutang, DATAKOM Lintas Buana Jakarta, 2002, "Microsoft Word 97 Bagi Pemula".
4. Fanny Hafiarni,S.Kom. PT Kawan Pustaka Jakarta Selatan, 2007, "Microsoft OFFICE All Version Untuk Pemula".
5. Anggra Yudha R, OASE MEDIA Bandung, 2008, "Buku Pintar Microsoft Office Word".
6. Ida Rahmawati,S.Si, Kawan Pustaka 2006, "Mudah Menggunakan Komputer".

Laptop
1. Warjana, S.Pd. & Ar Rizky, Gava Media Yogjakarta, 2009, " 6 Jam Belajar Cepat Menggunakan & Mengoptimalkan LAPTOP".
2. Eko H Setianto & SmitDev Community, PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO Semarang, 2009, "Serba-Serbi LAPTOP".

Internet
1. Duwi Priyatno, MediaKom Yogyakarta, 2009,"Mahir Komputer Tanpa Kursus Belajar INTERNET".
2. Andang Martono, Media Kita Jakarta Selatan, 2008, "Cara Mudah & Cepat Bermain INTERNET Untuk Pemula".
3. Mico Pardosi, Dua Selaras Surabaya, 2008, "Belajar Sendiri INTERNET".
4. Darma-Jarot S.-Shenia A.-, Media Kita Jakarta, 2009, "Buku Pintar Menguasai
INTERNET".
5. Tutang, DATAKOM Lintas Buana Jakarta, 2002, "Petunjuk Praktis Mendisain dan Web
Berinternet Bagi Pemula".
6. Ali Zaki SmitDev Community, PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO Jakarta, 2009, "Kiat Jitu Membuat Website Tanpa Modal".

Bisnis
1. Setio Budi Cahyono, Cemerlang Publishing Yogyakarta, 2009, "Kamus Istilah Bisnis Online (WEBSITE, BLOG, ADSENSE, AFILIASI, FOREX, SAHAM, PTC, DLL)".
2. Hermawan Kartajaya, MaxiKom Palembang, 2008, "Marketing Untuk Orang Awam".
3. Ebizsoft Community, Sakti Yogjakarta, 2009, "Meraup Penghasilan Besar Dari Toko Online".
4. Jubilee Enterprise, PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO Yogjakarta, 2009, "63 Jenis Usaha Bisnis Online Sambilan Buat Siapa Pun !".
5. Taufik Hidayat, Media Kita Jakarta Selatan, 2007, "Langkah Mudah Meraup Dolar Lewat Internet".
6. Sus Hardianto, Pustaka Makna Yogyakarta, 2009, "Ngeblog Yang Bikin Kamu Kaya (101 Cara Membuat Blog Menghasilkan Uang)".
7. Hengki Ferdianto, C.V ANDI OFFSET Yogyakarta, 2006, "How To Build Amazing Internet Business".
8. Bambang Cahyono al-Jadi, Moncer Publisher Yogyakarta, 2009, "Cepat Kaya Lewat Bisnis Online".
9. Agus Hery Prasetyo, Gradien Mediatama Jakarta Selatan, 2008, "Meraup Dollar Lewat Blog".
10.Team Cyber,HP Cyber Community Jakarta Selatan, 2009, "Teknik Ampuh Mengeruk $Dolar Dari INTERNET".

Facebook
1. Ridwan Sanjaya, PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO Bangkok, 2009, "Bisnis Menggunakan Facebook".
2. Jubilee Enterprise, PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO Yogyakarta, 2009, "Facebook For Cari Duit".

Blog
1. M.Idris dan Tim EMS, PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO Jakarta, 2009, "Jurus Menguasai Konten Blog".
2. Eko H. Setianto Wurianto Nugroho SmitDev Community, PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO
Semarang, 2008, "e-BUSINESS Membuat Blog Bisnis di INTERNET".

Jumat, 09 Oktober 2009

BUKU-BUKU BISNIS

1. James G.Baylor,Curtin G.Mason, WEST PUBLISHING COMPANY America, 1983, "Student Enrichment Guide".
2. Roy W. Poe, McGRAW-HILL INTERNATIONAL EDITIONS Singapore, 1994, "THE McGRAW-HILL HANDBOOK OF BUSINESS LETTERS THIRD EDITION".
3. Ann Poe, PT Bhuana Ilmu Populer Jakarta, 1998, "NEW REVISED AND EXPANDED HANDBOOK OF MORE BUSINESS LETTERS".
4. Garry D. Smith - Danny R. Arnold - Bobby G. Bizzell, HOUGHTON MIFFLIN COMPANY Boston, 1988, "Business Strategy And Policy Second Edition".
5. Arthur H.Kuriloff - John M.Hemphill,Jr, McGraw-Hill Book Company America, 1981, "How To Start Your Own Business... And Succeed".
6. John H.Jackson - Vernon A.Musselman, Prentice Hall Singapore, 1992, "Business: Contemporary Concepts and Practices".
7. Rachman Mescon, Random House Business Division New York, 1976, "Business Today".
8. Rhenald Kasali,Ph.D., Gramedia Pustaka Utama Jakarta, 2007, "Change!".
9. Daryl Allen Hall, John Wiley & Sons, Inc Canada, 1995, 1101 Businesses You Can Start Form Home".
10. Lester R.Bittel - Ronald S.Burke - R.Lawrence Laforge, McGraw-Hill America, 1984, "Business In Action".
11.Anderson - Fox - Twomey, SOUTH-WESTERN PUBLISHING CO Cincinnati,Ohio, 1987, "Business Law".
12.Ricky W.Griffin - Ronald J.Ebert, Prentice-Hall New Jersey, 1991, "Second Edition Business".

Rabu, 07 Oktober 2009

Pengangguran dan Penciptaan Wirausaha.


Pengangguran terbuka di Indonesia dari tahun ke tahun tidak pernah berkurang.Pengangguran terbuka,menurut data BPS 2009 mencapai 9.260.000 orang,belum termasuk pengangguran terselubung.Jumlah Penganggur terdidik,dalam arti setingkat Sarjana,sampai Pebruari 2009 tercatat sekitar satu juta.Ada peningkatan hampir dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2004 yang jumlahnya 586 0rang.
Jiwa kewirausahaan seharusnya lebih ditekankan pada tingkat pendidikan tinggi.Kenyataannya,sarjana umumnya bekerja di Kantor dan sektor modern di perkotaan(tajuk Rencana,Kompas,Saptu 10 Okt.2009,hal 10)

Permasalahan.
- Tersedianya lapangan kerja terbatas.
- Jumlah pencari kerja yang terus meningkat.
- Pertumbuhan dunia usaha tidak seimbang dengan pertumbuhan pencari kerja.

Karakter Wirausaha./

Perlunya Pengenalan Kewirausahaan.

1. Hard work – kerja keras
2. Patience – sabar
3. Creation – kreatif
4. Innovation – pembaruan
5. Dedication – pengabdian
6. Communication – berhubungan
7. Commitment – tepat janji
8. Satisfactory – kepuasan
9. Consistency – tepat/tidak plin-plan
10. Responsibility – tanggungjawab
11. Excellence – bagus
Lembaga Pendidikan bisnis yang telah kami rintis sejak 27 tahun lalu(berdiri sejak tgl 5 Juni l982),merupakan pendidikan Non Degree Education dan Long Distance Course.Tujuannya sangat sederhana tapi mengandung visi yang mulia yaitu turut mencerdaskan Bangsa melallui pendidikan siap pakai.
Bersyukur jika diantara peserta kursus wirausaha telah memiliki salah satu ciri diatas.Tinggal bagaimana kita mengembangkannya.Selamat berwirausaha.http://esumarna.blogspot.com

Senin, 05 Oktober 2009

Prosedur Impor Buah-buahan


• Bagaimana Prosedur Impor Buah Segar ?

Sebenarnya tidak ada hambatan untuk melakuakn Impor, termasuk Impor Buah-buahan. Apalagi saat ini Indoanesia sudah menjadi bagaian dari sistem WTO sehingga tak boleh menghambat impor. Langkah awal memulai impor buah yang hendak diimpor. Di Negara asal tersebut juga terdapat Agen. Sehingga bisa berhubungan dengan agen tersebut. Termasuk dalam hal pengurusan dokumen Negara asal.

Secara umum dalam dokumen tertera volume yang hendak diimpor serta waktu kedatangan barang ke Indonesia. Bila proses ini selesai, selanjtnya menginformasikan kepada Badan Karantina yang berada di bawah Departemen Pertanian. Setelah tiba di Indonesia, lazimnya berhubungan dengan Bea dan Cukai untuk mengurus dokumen Standar Impor, pembayaran bea masuk serta Pajak Pertambahan Nilai. Untuk bea masuk impor buah rata-rata sekitar 0,5 persen.

Namun yang harus diperhatikan adalah pengurusan di Badan Karantina. Sepanjang Badan Karantina tidak melolosan buah yang kita impor, maka barang yang kita dagangkan tidak bisa masuk ke Indonesia. Bea dan Cukai tidak bisa mengizinkan buah itu masuk meski importer sudah mambayar seluruh kewajibannya.

Saat ini terdapat 3 kategori Buah-buahan dan Sayuran yang masuk pengawasan Badan Karantina yaitu kategori dilarang untuk diimpor, diawasi dan dibolehkan. Kewenangan Badan Karantina tersebut terkait Standar Impor yang dikaitkan dengan soal Keamanan Pangan. Denga demikian, buah yang diimpor harus berkualitas dan aman dikonsumsi di Indonesia. Dalam masalah keamanan pangan ini, importer harus memperhatikan Ambang Batas Residu yang terkandung dalam buah-buahan.

Seperti halnya Negara lain, Indonesia pun harus ikut ketentuan WTO. Sebuah Negara tidak boleh lagi memainkan Instrument Bea masuk impor sebagai suatu cara menghambat barang masuk dari Negara ini. Tetapi sebagai gantinya banyak Negara menerapkan cara lain misalnya soal Ketentuan Ambang Batas Kandungan Residu sabagai syarat agar buah atau sayuran boleh masuk ke suatu Negara.

Bahkan saat ini sudah ada ketentuan tentang Sertifikat Buah. Lewat setifikat ini dapat diketahui pemilik kebun, kapan buah ditanam, dipanen, dikapalkan ke Negara tujuan. Sertifikat tersebut juga bisa menginformasikan waktu ketika packaging dilakukan. Ketentuan-ketentuan seperti ini perlu mendapatkan perhatian para importer buah-buahan.

Pertanyaan dan Jawaban tersebut bersumber dari Forum Konsultasi yang diasuh : Budi Waluyo Sekjen Asosiasi Ekspor Buah dan Sayuran Indonesia (Asebsi) HP 081 1890756, Tabloid Peluang Usaha, hal 10, 20 September-13 Oktober 2009 )

Cara Ekspor Jamur Tiram


Pertanyaan :
1. Bagaimana cara ekspor sementara usaha belum berbentuk perusahaan, namun hanya farm biasa ?
2. Adakah perusahaan yang bersedia menampung untuk tujuan Ekspor ?
3. Apakah bisa menampung terlebih dahulu ke Eksportir yang sudah ada ? Bagaimana caranya ? syarat-syaratnya apa ? Dan, dimana alamat perusahaan tersebut ?
4. Apakah butuh biaya dan berapa biayanya ?

Jawaban :Kelengkapan Dokumen Ekspor
Pertama-tama yang harus diperhatikan bila Anda ingin Ekspor adalah kepemilikan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Walaupun usaha tersebut bersifat perseorangan atau berbentuk CV. SIUP pada intinya tetap diperlukan misalnya saat seseorang membuka sebuah Toko. Pengertian Ekspor adalah berpindahnya barang ke daerah atau pabeanan lain. Ekspor bisa bersifat langsung bawaan lewat perseorangan, lewat pihak ketiga atau pihak lain yang membawa barang tersebut.

Bila perseorangan ingin ekspor biasanya akan repot saat mengurus Dokumen-dokumen Ekspor.Sehingga perseoranganpun perlu siap sebab harus ada Izin Usaha. SIUP sendiri macam-macam tergantung dari besaran usaha tersebut. Ada SIUP Putih dengan biaya Rp 100 juta untuk Perusahaan Kecil. Selanjutnya SIUP Biru yang membutuhkan biaya Rp 500 juta bagi Perusahaan Menengah. Terakhir adalah SIUP Kuning dengan biaya lebih dari Rp 500 juta bagi Perusahaan Besar.

Namun bisa saja ekspor dilakukan melalui perusahaan lain. Untuk mengetahui perusahaan yang mau menampung produk ekspor bisa membuka direktori alamat perusahaan. Anda cukup klik di Internet dengan komoditi. Misalnya komoditinya adalah Jamur, maka tawarkan saja ke perusahaan tersebut.

Syarat-syarat atau biaya ekspor lewat perusahaan lain tergantung negosiasi natara pemilik komoditi dengan perusahaan trader untuk tujuan ekspor tersebut.

Pertanyaan dan Jawaban tersebut bersumber dari Forum Konsultasi yang diasuh, ; Ariful Fuadi, Konsultan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Departemen Perdagangan. Gedung PPEI Jl. S Parman No. 112, Jakarta 11440 Telp (021) 5666732, 5663309, 5674229, Tabloid Peluang Usaha, hal 10, 20 September-13 Oktober 2009 )

Sabtu, 03 Oktober 2009

MENJADI PEBISNIS YANG ANDAL



BERGURU PADA YANG BERHASIL:Membangun kepercayaan

Di Indonesia,siapa yang tidak kenal Perusahaan Sido Muncul,salah satu Perusahaan Jamu terkemuka,tumbuh dengan sehat,dinamis dan adaptif.
Ketika Perusahaan lain oleng ditempa krisis keuangan Global,Perusahaan Sido Muncul tumbuh semakin besar.Kata kuncinya: Membangun Kepercayaan.
Berikut sebuah cuplikan dari Harian Kompas,4 Oktober 2004(Sumber:Rhenald Kasali,Ph.D;CHANGE,Gramedia Pustaka Utama jkt,2007,hal 63-65):

1.Produksi yang dihasilkan berkwalitas,beragam dan memenuhi kebutuhan konsumen.
Standar CPOB(Cara Pembuatan Obat Yang Baik),standar Perusahaan Pharmasi.

2.Promosi dalam beriklan menggunakan figur(bintang bintang),sehingga produknya,
mudah dikenal masyarakat luas.

3.Pemasaran melalui jaringan Multilevel Marketing 3S (Sugih,Sehat,Sejahtera) Pengembangan pasar terus dilakukan baik didalam Negeri maupun luar Negeri.Untuk memperluas pasar didalam Negeri,dilakukan diversifikasi Produk dengan mengembangkan produk "brand"yaitu minuman kesehatan dalam bentuk serbuk .Pertimbangannya potensi minuman kesehatan masih terbuka luas.Produk lain yang dikembangkan yaitu Mie Instant,Permen kesehatan,dan minuman kesehatan dalam bentuk cair.

4.Berpedoman bahwa Bisnis itu perlu denga hati nurani, diperlukan pembinaan dan hubungan baik dengan para mitra bisnisnya serta memberi upah yang layak kepada karyawannya.

5.Sidomuncul dengan pak Irwan Hidayat sebagi pengendali perusahaan bercita-cita mengembangkan Industri Jamu sebagai bagian dari pembanguna sistem kesehatan Nasional.

Sembilan langkan untuk mengembangkan perusahaan yang dilakukan oleh Sido Muncul,yaitu:

1.Pengembangan produk dilakukan sedekat mungkin dengan perubahan pelanggan.Artinya,Sido Muncul harus tahu keluhan pelanggan-pelanggannya yang juga hidup dan punya masalah di Indonesia.

2.Mengendus pasar dengan intuisi yang di bangun karena berada sedekat mungkin dengan pelanggan.(Kunjungan kepada Retailer secara berkala.)

3.Membangun hubungan dengan hati,bukan semata-mata bukan beriba dengan akal.(Dalam beriba,ia berprinsip harus dengan hati,bukan beriba dengan akal.

4.Bukan semata-mata mencari uang.Perusahaan harus membangun masyarakat,bukan semata-mata menjadi binatang Ekonomi.

5.Komunikasi ditujukan untuk membangun kepercayaan.Caranya adalah dengan mengkomunikasikan bahwa:
e
•Pabriknya bersih,didukung oleh Laboratorium Pengujian dan Pabrik yang besar.

•Rasional bukan mengada-ngada,didukung bukti hasil penelitian.

•Menciptakan berita,bukan semata-mata iklan yang menyesatkan atau insinuatif.

•Bekerja dengan cepat.Bagian waktu memang tidak bisa dibeli,tetapi kecepatan bisa diciptakan.Cepat dalam mengambil keputusan,meluncurkan produk,dan menariknya kembali bila diperlukan.

•Mengaitkan jamu dengan pariwisata.

•Membangun institusi.Dunia farmasi memerlukan pabrik obat,tukang obat,dan pengobat.Dalam dunia jamu,pengobat tidak ada sehingga harus diupayakan agar Dokter mau menulis resep jamu dan Sekolah Kedokteran memperhitungkan jamu sebagai bagian dari pengobatan naturapati.

•Terus-menerus memperbaiki mutu SDA.SDM yang bagus,jujur,pintar,dan loyal dapat membatu mendeteksi peluang dan ancaman-ancaman.

Sembilan jurus itulah yang diyakini Pak Irwan membuat Sido Muncul dapat tumbuh dengan sehat,dinamis dan berkembang.

(Sumber:Rhenald kasali,Ph,D,Change P,T,Gramedia Pustaka Utama Jakarta.2007,Hal,63-65)