Minggu, 20 Desember 2009

Perangi Kemalasan Dengan Rajin Belajar





Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan, proses perbuatan serta cara mendidik.
Ada beberapa pengertian mengenai pendidikan; Pendidikan adalah “educare” yaitu mengeluarkan dan menuntun, tindakan merealisasikan potensi anak yang dibawa waktu dilahirkan di dunia(Romawi).
Menurut Bangsa Yunani, pendidikan adalah “pedagogic” yaitu ilmu menuntun anak. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI), pendidikan berasal dari kata dasar didik(mendidik), yaitu: memelihara dan memberi latihan mengenal akhlak dan kecerdasan pikiran. ( Griya Ilmu, Kompas 21 Des.2009).

How To Study Written Material Effectivity?
Penyakit malas kadang-kadang datang mendahului begitu seseorang ingin mulai belajar. Belum lagi waktu berebut dengan kebutuhan.Namun tidak perlu mengalah lawan dengan tekad dan kemauan yang keras.Tekad dan kemauan tidak cukup harus ditunjang dengan cara atau metode belajar yang efektif.

You Can Achive Efective StudyThrough Use of the SQ3R.

Apa itu SQ3R? SQ3R adalah terdiri dari 5 kata,yaitu: (1). SurveyPenelitian; (2). QuestionPertanyaan; (3). ReadMembaca; (4). Recitemengucapkan; (5). ReviewTinjauan.

An Active Study Method Must Begin With A Survey Of The Material To Be Read

Fokuskan pikiran pada materi yang diminati, luangkan waktu untuk memulai dan mengadakan survey bab yang dibutuhkan.
Maksud daripada survey adalah untuk lebih mengenal topik dalam bab tersebut.

Ready To Read A Chapter Section

Dalam membaca sebaiknya menggunakan pikiran yang kritis, seolah-olah sedang mengadakan Tanya jawab dengan diri sendiri.

Ask Your Self a Question
Susun pertanyaan sendiri sebelum membaca tiap bab, untuk mengetahui hal-hal yang sudah dipelajari.

Recite The Answer To Your Question
Dengan mengucapkan apa yang dibaca akan membantu ingatan, sekaligus memahami materi yang dibaca.

Review The Question Taken From The headings Of Each Chapter Section
Adakan ulasan bab demi bab untuk dipahami secara benar.

Case Briefing System
Buatlah catatan singkat mengenai apa yang dipelajari, penjelasan singkat akan memberikan gambaran yang baik mengenai hal-hal yang dipelajari.

( Selected Readings: Kompas, Senin, 21 Desember 2009, hal. C; The Legal Environment of Business, Robert N. Corley, O. Lee Reed,1987)

Jumat, 18 Desember 2009

Money Make Money


Money Plays a Very Important Role In Our Daily Lives
Dalam kehidupan manusia, tiap hari kita akan berhubungan langsung atau tidak langsung dengan uang. Ada yang beranggapan uang menimbulkan kebahagiaan. Kemana-mana harus ada uang di dompet, sekali lupa tidak bawa uang badan terasa panas dingin.

Money Just Doesn’t Grow On Trees
Teman saya Mr Rim (nama samaran), menduduki posisi penting sebagai top manager di suatu perusahaan. Dia sudah 20 tahun mengabdi mulai dari posisi paling bawah sampai ke posisi paling atas. Orang mengenalnya sebagai pejabat yang super sibuk, hasilnya rumah besar, punya istri satu, dan anak tiga.
Mr. Rim menghabiskan hampir seluruh waktunya dengan kesibukan kantor, hanya sedikit sisa waktu untuk kehidupan pribadinya.

Improve Skills Entrepreneurship
1. Motivasi-diri dan disiplin-diri (Self-motivation and discipline)
2. Kepercayaan (Confidence)
3. Keterampilan berkomunikasi (Communication skill)
4. Organisasi (Organization)
5. Gairah dan sebuah sikap positif (Passion and a positive attitude)
6. Ketentuan dan kegigihan (Persistence and perseverance)
7. Keahlian (expertise)
8. Mimpi dan sasaran (Dreams and goals)

Money Make Money
Mr. Rim nampaknya sangat pintar memutarkan uang. Uang disimpan di Bank dalam bentuk deposito dengan bunga 6% setahun. Dengan jaminan Deposito, dia pinjam ke Bank senilai 80% dari nilai deposito, bunga pinjaman Bank 8% pertahun.
Uang hasil dari pinjaman Bank dia investasikan lagi pada barang-barang yang prospeknya naik terus.
Dia membeli Ruko, selanjutnya disewakan kembali seharga Rp. 60 juta pertahun. Begitulah seterusnya sampai sekarang ia memiliki enam buah Ruko dan satu buah Rumah mentereng di Jakarta.
Dilihat dari pengalaman Mr. Rim dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai kebebasan financial membutuhkan waktu bertahun-tahun, kerja keras, pengorbanan, dan disiplin diri.
Kunci Utama Menuju Kekayaan Dapat Diringkas Dengan Kata: “Kesederhanaan” (Jhon C. Bogle, Pendiri dan Pimpinan Emeritus, The Vanguard Group)

Rabu, 09 Desember 2009

Belajar Peduli Pendidikan


Mewujudkan mimpi anak anak miskin agar bisa sekolah.
Mungkin diantara kita sudah mengenal Shakira (32),penyanyi pop Latin penerima penghargaan Grammy, merupakan sosok diatas rata rata.

Beberapa prestasi yang telah dicapai:

1. Penulis di majalah Economist soal pendidikan. Pernyataan penting yang terus dikenang,"Tidak ada anak anak yang bermimpi menjadi militan atau menjadi pengedar obat obat terlarang.
2. Berusaha ikut mengatasi kemiskinan. " Hanya pendidikan yang bisa mengatasi kemiskinan. di Dunia ini,masih ada 72 juta anak tak bersekolah dan 226 juta anak tak melanjutkan kesekolah lanjutan" katanya.
3. Mendirikan Yayasan Pies Descalzos di Kolombia.
4.Pendidikan Dunia lebih penting dibanding dominasi Dunia. Mengirim 30.000 pendidik lebih baik dari pada 30.000 tentara.
5. Kuliah di University of California Los Angeles (UCLA) mempelajari Peradaban Barat.
6. Sebagai pembicara di Oxford University,Inggris. dia menyerukan dibukanya akses Universal bagi semua orang untuk menikmati pendidikan sebagai sarana mewujudkan perdamaian Dunia.

Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia
Tujuan dari strategi pengembangan sumber daya manusia adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan bagi pertumbuhan ekonomi, Sosial, budaya, dan politik dan membuka kesempatan berpartisipasi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera bagi semua orang yang mendambakannya.
semoga kontribusi peduli pendidikan dari Shakira menjadi contoh bagi orang yang mencintai Pendidikan.Akhirnya kita berharap sama-sama untuk lebih peduli pada pendidikan dalam rangka upaya lebih lanjut bagi peningkatan kwalitas sumber daya manusia Indonesia.

Selected Reading,"Nama & Peristiwa,Kompas, Kamis 10 Desember 2009,hal 32.

Senin, 07 Desember 2009

Don’t Talk Too Much,Actions Speak Louder Than Words


Jangan banyak bicara, tindakan lebih penting dari kata-kata (Belajar Lingkungan pada Putra Daerah)
Adalah seorang Putra Daerah bernama Sarni, alamat: Dusun Claket, Bulugunung, Plaosan, Magetan, Jawa Timur, Pendidikan terahir SD Negri Bulugunung, Plaosan, Magetan, Jawa Timur, Lahir Magetan, 19 juni 1953,Jawa Timur.

Penerima Dua Penghargaan
Sarni pun menerima dua kali penghargaan dibidang Lingkungan: Pertama, Penghargaan Kalpataru bidang Pengabdi Lingkungan yang diserahkan oleh Presiden BJ Habibie (1998). Kedua, Sarni menerima tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan yang diserahkan oleh Wakil Presiden Boediono sebagai penghargaan atas konsistensinya menjaga lingkungan Hidup setelah menerima Kalpataru sebelas tahun silam.

Pelestari Lingkungan
Tugas Sarni sangat berat harus berjalan kaki dua setengah Km menelusuri saluran air dilereng Gunung Lawu ke Sarangan, walaupun berat, Sarni menjalankan tugasnya dengan sepenuh hati.

Sering Berinteraksi dengan Warga
Dalam menjalankan tugasnya dia sering berinteraksi dengan masyarakat mengajak dan menyadarkan warga akan pentingnya menjaga kelestarian Telaga Sarangan.

He is a man of action
Prestasi yang dicapai
1.Membenahi saluaran air dengan cara membangun saluran dengan lapisan semen sepanjang 3 Km.
2.Pemasangan peralon dari sumber air kepemukiman Warga di Desa Sarangan dan Ngancar.
3.Memotifasi Warga pentingnya penggunaan air secara hemat.
4.Mengajak Warga untuk menanam bibit pohon disekitar Talaga Sarangan dan memasok air ketelaga
5.Menjaga lingkungn tetap lestari.
6.Menularkan Ilmu pada Masyarakat tentang penyediaan bibit pohon,pemungutan sampah plastik, pengolahan sampah menjadi pupuk kompos Organik


Don’t talk too much,actions speak louder than words

Ojo Ngomong tok (Jangan ngomong saja)’,seluruh upaya ini bisa berhasil setelah dirinya sendiri ikut menerapkannya.Tanpa Itu,dia yakin tidak bisa mengubah warga.”kalo tidak ada contoh, orang lain tidak akan mau mengikutinya.”

Selected Reading.”SOSOK”kompas, Senin,7 Desember 2009, Hal 16.

Sabtu, 05 Desember 2009

Belajar Bisnis Dari Orang Buta



Historical Background
Latar belakang pekerjaan sebelumnya
Rahman (Nama Samaran) dulunya bekerja pada Juragan Teh di Daerah Cisarua Bogor,Puncak Jawa Barat.Karena menderita suatu penyakit,akhirnya kedua matanya tidak bisa melihat.Pekerjaan sebagai penjaga dan pembersih rumah tidak bisa dilaksanakan dengan baik.Tiga bulan kemudian sang majikan menanyakan kepada Rahman,apakah masih sanggup melaksanakan pekerjaan sedangkan kondisi phisik tidak memungkinkan.Rahman merasa dirinya sudah tidak mampu menjalankan tugasnya,kemudian dia mengajukan permohonan berhenti dari pekerjaannya.

Working capital resources

Mulai merintis wirausaha
Dari hasil tabungannya selama dia bekerja ditambah uang pangdeudeuh (semacam uang pesangon dari Juragan Kebun),Rahman memilih Dunia Baru yaitu membuka warung rokok dan sembako.

Freedom of choice
Mengapa memilih Wirausaha
Pilihan menjadi wirausaha karena tidak ada pilihan lain,melamar kerja lagi tidak mungkin ada yang menerima,kalau pun ada yang menerima,karena ada rasa belas kasihan dari orang,Rahman punya prinsip tidak mau menjadi beban orang lain.Rahman mau keluar dari kesulitan dan menjadi orang bebas.

Motif utama adalah kebebasan
Bagi pelaku usaha seperti Rahman daya tarik yang paling besar bukan semata-mata uang melainkan adanya kebebasan waktu yang dimiliki untuk dimanfaatkan sepenuhnya dan berkarya,bahwa hasil jerih payah menghasilkan uang.

Adanya Peluang (ketemu Bankir)
Pada suatu kesempatan,Rahman diantar keponakannya datang kekantor Bank Cab Pembantu untuk menyetor hasil penjualannya,melihat nasabahnya jalannya dibantu seorang pemuda petugas Bank menyapa “

Petugas Bank.....”Pak maaf nampaknya Bapak tidak melihat sampai repot-repot datang ke Bank?

Rohman......”Saya mau Nabung, kebetulan saya punya uang sedikit”

Petugas Bank.....”Saya bangga kepada bapak kondisi phisik Bapak seperti ini masih berusaha, apalagi kalau bapak bisa melihat akan lebih maju lagi.

Rohman.....”Oh tidak Pak justru kalau bisa melihat,mungkin nasib saya masih menjadi tukang kebun seperti dulu, syukur alhamdullilah saya masih diberi Tuhan akal dan pikiran sehat sehingga saya masih bisa berolah pikir untuk merobah nasib, saya ingat sabda Rosululullah saw…”Barang siapa yang senantiasa memohon ampun,Allah akan membuatkan untuknya,untuk setiap duka cita,sebuah kebahagiaan,dan untuk setiap situasi yang sulit,sebuah jalan keluar,dan Dia akan menambahnya dengan makanan dari tempat yang tiada ia sangka-sangka datangnya.”(HR Abu Daud dan Ahmad).

The lives by a golden rule 'live simple live

Minggu, 29 November 2009

Mungkinkah Belajar Bisnis Di Pusat Perbelanjaan…..?



Pada hari Minggu tanggal 29 November 2009 saya memanfaatkan waktu untuk pergi ke Bandung, maklum Bandung dan sekitarnya selalu menarik saya karena berbagai fasilitas sebagai kota wisata, ada Taman Rekreasi, Kebun Binatang, dan banyak Mall sebagai Pusat Perbelanjaan. Rekreasi tidak harus menunggu liburan akhir tahun tetapi membawa keluarga pada akhir pekan juga menyenangkan dan menambah pengalaman baru bagi anak-anak untuk rekreasi.

Setelah menikmati keindahan Alam di Bandung Utara kami turun untuk mengunjungi salah satu Pusat Perbelanjaan di kota Bandung suasana cukup ramai,banyak Ibu-ibu dan Bapak-bapak membawa Keluarganya. Pusat permainan dan Pusat makanan tiap akhir pekan panen, dengan banyaknya pengunjung Pengusaha untung konsumen senang.

Do I Have Enough Information to Clearly Support My Objective?
Tujuan saya membawa keuarga ke Bandung dan berkunjung ke Pusat Perbelanjaan antara lain disamping berekreasi juga tujuannya adalah memberikan nuansa baru dan mengenalkan pada mereka suatu bisnis yang mempunyai prospek cerah yaitu bidang usaha makanan yang disukai para remaja.Apa yang bisa ditarik pelajaran dari kemajuan perusahan tersebut?

Definition of Marketing.
Suatu barang yang di produksi memerlukan pemasaran yang terarah dan tepat sasarannya. Pengertian pemasaran adalah suatu proses kegiatan bisnis meliputi perencanaan, penentuan harga, promosi, dan mendistribusikan produk tersebut kepasar sesuai dengan tujuan organisasi.(Marketing is a total system of business activities designed to plan, price, promote, and distribute want satisfying products to target markets to achieve organizational objectives (William J. Stanton, Fundamental Of Marketing, Ninth Editon,USA,1991)

A Goal-Oriented Approach
Suatu organisasi dikembangkan untuk tujuan tertentu yang dinyatakan dalam tujuan dan sasarannya, (Organization are developed for specific function expressed in their goal and objectives). Termasuk didalamnya adalah penentuan perencanaan untuk mencapai tujuan yang diharapkan . Siapa yang mengerjakan, kapan waktunya dan dimana harus ditetapkan (Who is to do what, when, and where must be determined).

The Importannce Of Business To Consumer Behavior
Dipojok sebelah kiri ada ruangan begitu ramai dikunjungi konsumen, saya tertarik datang juga kesana dengan membawa keluarga.Ternyata yang dujual donat ,makanan ringan, berbagai minuman.Yang ingin dikemukakan disini adalah bagaiman mengelola suatu cafe dan mengelola para karyawannya:

1.Pengaturan ruangan, yang serasi tempat duduk yang teratur, konsumen merasa baru duduk saja sudah nikmat.
2.Pengaturan pelayanan, konsumen antri dengan tertib, memilih menu yang disukainya.
3.Pelayanan pembayaran, petugas Kasir dengan cekatan menghitung jumlah uang sesuai dengan menu yang harus di bayar.
4.Pelayanan lainnya,kalau jumlah yang dibeli cukup banyak maka pelayan mengantarkan pesanan ketempat duduk.

Developing a Supportive Climate
Salah satu tangung jawab dari seorang manager adalah mengembangkan dan memelihara partisipasi aktip dan hubungan dari bawahannya. Suasana lingkungan yang mendukung dapat tercipta jika seseorang merasa ada kebebasan berbicara dan mengembangkan kreativitasnya. Suasana diperusahaan akan terasa hidup jika ditandai kepercayaan,keterbukaan partisipasi dan indikator lainnya dimana organisasi berorientasi kepada sumber daya manusia (they are characterized by such things as trust, openness, participative decision making, and other indicators that the organization is people-oriented.Demikianlah sekelumit pengenalan pengantar Bisnis dan pulangnya kami membawa oleh-oleh untuk dibawa kerumah,kesimpulannya tujuan tercapai:Rekreasi senang ; makan kenyang ; dan Ilmu Bisnis dapat.

(Selected Readings:William J.Stanton Michael J.Etzel Bruce J.Walker”Fundamentals of Marketing-“Business Communication,Strategies and Solution.John W.Baird.James B.Stull)

Jumat, 20 November 2009

Discussions Can Be An Effective Tool For Change (Bagian 2 habis)




Menumbuhkan Budaya Berani Diskusi
Diskusi sebenarnya merupakan proses pendewasaan dan pengembangan diri sendiri. Dalam tatanan yang lebih teratur seperti di Lembaga Pendidikan Formal, Perusahaan atau Lembaga Pemerintahan, diskusi itu akan lebih bermakna dan berisi jika yang dibahas ada permasalahan, ada perumusan permasalahan, ada analisa permasalahan, dan ada solusinya. Jadi secara singkat diskusi itu mengarah pada problem solving.

Problem Solving

Kadang kala karena alasan waktu Sang Pemimpin menyerahkan masalah pada tim penasehat atau pada eselon kedua di bawahnya dengan pesan; coba selesaikan tapi tanpa diberikan pedoman yang harus diselesaikan sehingga membingungkan koordinator rapat. Seharusnya Sang Pemimpin berkata: Saya ingin membahas masalah ini secara tuntas - I want to talk over this problem once and for all - Masalah ini harus dibahas lebih dulu – This problem must be covered first.
Saya pikir saat ini terlalu banyak pembahasan dari pokok masalah - I think there has been too much discussions of this subject.
Jadi sebenarnya kalau Sang Pemimpin memberikan akar masalah yang jelas, para peserta diskusi tidak akan menjadi bingung, atau mungkin ada cara lain yang lebih tepat. Hal tersebut disesuaikan Kondisi, Situasi, Lingkungan, dan bentuk Organisasi.

Discussions Can Be An Effective Tool For Change
Diskusi yang positif terarah dan tepat sasaran akan membuka pintu bagi kemajuan perusahaan, beri kesempatan anak buah untuk menyampaikan pendapat-pendapatnya, tampung secara baik, buat kelompok dan tentukan jadwal diskusi secara teratur.
Moga-moga diskusi akan banyak bermanfaat bagi kehidupan berorganisasi, karena itu mulailah budayakan berani berdiskusi.
Dengan demikian, diskusi akan menjadi alat untuk mencapai perubahan dan kemajuan Perusahaan, sudahkan Anda memulainya?, bila belum silahkan mencoba. Selamat mencoba dan semoga berhasil. (Selected Reading: Sumber Daya Manusia untuk Indonesia Masa Depan, Penerbit PT Citra Putra Bangsa, dan Penerbit Mizan tahun 1996)